Oleh: ahmad rusdi | Juli 25, 2009

Pengertian Iman

Pengertian iman dari bahasa Arab yang artinya percaya. Sedangkan menurut istilah, pengertian iman adalah membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan). Dengan demikian, pengertian iman kepada Allah adalah membenarkan dengan hati bahwa Allah itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaanNya, kemudian pengakuan itu diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata.

Jadi, seseorang dapat dikatakan sebagai mukmin (orang yang beriman) sempurna apabila memenuhi ketiga unsur keimanan di atas. Apabila seseorang mengakui dalam hatinya tentang keberadaan Allah, tetapi tidak diikrarkan dengan lisan dan dibuktikan dengan amal perbuatan, maka orang tersebut tidak dapat dikatakan sebagai mukmin yang sempurna. Sebab, ketiga unsur keimanan tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan.

Beriman kepada Allah adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi seseorang. Allah memerintahkan agar ummat manusia beriman kepada-Nya, sebagaimana firman Allah yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman. Tetaplah beriman kepada Allah dan RasulNya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al Qur’an) yang diturunkan kepada RasulNya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasulNya, dan hari kemudian, maka sungguh orang itu telah tersesat sangat jauh.” (Q.S. An Nisa : 136)

Ayat di atas memberikan penjelasan bahwa Bila kita ingkar kepada Allah, maka akan mengalami kesesatan yang nyata. Orang yang sesat tidak akan merasakan kebahagiaan dalam hidup. Oleh karena itu, beriman kepada Allah sesungguhnya adalah untuk kebaikan manusia.

Iman Kepada Malaikat

Salah satu makhluk Allah swt. yang diciptakan di alam ini adalah malaikat. Dia bersifat gaib bagi manusia, karena tidak dapat dilihat ataupun disentuh dengan panca indra manusia.

Sebagai muslim kita diwajibkan beriman kepada malaikat. Iman kepada malaikat tersebut termasuk rukun iman yang kedua. Apa yang dimaksud iman kepada malaikat? Iman kepada malaikat berarti meyakini dan membenarkan dengan sepenuh hati bahwa Allah telah menciptakan malaikat yang diutus untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu dari Allah.

Dasar yang menjelaskan adanya makhluk malaikat tercantum dalam ayat berikut ini yang artinya:

“Segala puji bagi Allah pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat.” (Q.S. Fatir: 1)

Hal tersebut juga dijelaskan dalam hadits riwayat Muslim tentang iman dan rukunnya. Dari Abdullah bin Umar, ketika diminta untuk menjelaskan iman, Rasulullah bersabda, “iman itu engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya dan hari akhir serta beriman kepada ketentuan (takdir) yang baik maupun yang buruk.”

Dalam hadits tersebut, percaya kepada malaikat merupakan unsur kedua keimanan dalam Islam. Percaya kepada malaikat sangatlah penting karena akan dapat memurnikan dan membebaskan konsep tauhid dari bayangan syirik.

Dari ayat dan hadits di atas dapat diketahui bahwa beriman kepada malaikat merupakan perintah Allah dan menjadi salah satu syarat keimanan seseorang. Kita beriman kepada malaikat karena Al Qur’an dan Nabi memerintahkannya, sebagaimana kita beriman kepada Allah dan Nabi-Nya.

About these ads

Responses

  1. biasa aja,kurang bagus…………………………..

  2. Implementasi iman sangat luas, tidak bisa dipahami secara sempit dan parsial. Dalam banyak ayat dan hadis, banyak diungkapkan bahwa keimanan seseorang tidak hanya diukur dengan intensitas ibadah secara vertikal (hablum minal Allah), akan tetapi juga intensitas ibadah diukur pula dengan peran dan aktivitasnya di masyarakat. Oleh karena itu kesalehan seseorang tidak diukur dengan aktivitas ibadaha ritual saja tetapi juga diukur dengan aktivitas sosial. Ringkasnya bahwa ada keseimbangan dalam mencapai dan mnerapkan keimanan yaitu hablum minal Allah dan Hablum minan Nas.

  3. Betul, itu mang. Saya sangat setuju sekali.

  4. kurang komplit, tambahin..
    kalo bisa semua rukun iman di jelaskn..

  5. Makasih ya, untuk pengertian iman nya.. Tp msh ada keluhan nih, iman yg ada dalam diri saya itu ko pasang surut, bagaimana caranya supaya pasang terus.

  6. sip

  7. Assalmkm,,izin copas ya?

  8. [...] http://islamagamaku.wordpress.com/2009/07/25/pengertian-iman/, diunduh 31 Desember 2010 [...]

  9. Numpang mampir Bro….
    BENARKAH ….. “ IMAN ….. berarti PERCAYA “ ….. ?
    http://si21.blogspot.com/2011/01/benarkah-iman-berarti-percaya.html

  10. http://si21.blogspot.com/2011/01/benarkah-iman-berarti-percaya.html

  11. kl bisa juga dimuat bahasa arabnya….sukran….

  12. kritik : krang lngkap n tdk bgtu mnarik……………

  13. pengertian iman secara keseluruhan apa,,
    trus tentang ayat2Nya
    tllong ksih tau…
    gpl….

  14. bagai mana cara yang efektif agar kita dapat mencapai iman tersebut ?
    yang pastinya setiap umat islam menginginkan dalam dirinya ada iman ,
    karna tampa iman apa pun ibadah yang kita lakukan akann sia.sia saja


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: